Wednesday, May 13, 2009

bagaimana menghadapi masa menopause?


apa itu menopause?

menopause adalah berhentinya sik
lus menstruasi secara fisiologis yang berkaitan dengan usia tingkat lanjut perempuan.


pada usia berapa biasanya wanita mengalami menopause?

rata-rata usia menopause adalah 44 sampai 55 tahun. di negara maju umur wanita mengalami menopause lebih tua, hal ini berkaitan dengan status gizi orang tersebut.


bagaimana gejala menopause?

* perdarahan awalnya datang beberapa kali dalam sebulan kemudian berhenti. ini merupakan tanda peralihan.
* hot flashes atau rasa panas dan keringat malam hari. hal ini akibat kadar hormon estrogen yang turun.
* gangguan hasrat seksual. misalnya ada keinginan untuk berhubungan seksual namun tenaga kurang.
* gangguan rangsangan seksual. ada keingina seksual namun vagina tidak terangsang.
* vagina menjadi tidak elastis akibat turunnya hormon estrogen. hal ini juga menyebabkan hambatan orgasme.
* saluran urethra menjadi kering menyebabkan wanita lebih rentan terhadap infeksi saluran kencing yang dapat menyebabkan penis sulit penetrasi.
* dyspareuni atau nyeri saat berhubungan seksual karena vagina kering dan dinding vagina menipis.
* vaginismus yaitu lingkar otot yang mengelilingi vagina menjadi kejang sehingga sulit penetrasi.


hubungan menopause dengan gangguan psikologis?

wanita menopause mengalami banyak perubahan yang diakibatkan oleh perubahan hormon sehinggan juga menyebabkan gangguan pada fisik dan emosional. pada perempuan yang matang dan bisa mengendalikan diri akan baik-baik saja saat mengalami masa menopause. menopause akan menjadi masalah bagi wanita yang mentalnya kurang matang dan labil.

gangguan psikologis yang dapat dialami oleh wanita yang menopause adalah:

* depresi, seperti murung, sedih dn gelisah. bisa disebabkan oleh perasaan sepi karena anak sudah menikah atau pensiun.
* anixietas atau perasaan cemas, misalnya akibat cemburu, merasa tidak cantik lagi, kulit keriput dan payudara kendur.
* insomnia atau sulit tidur, disebabkan oleh hot flashes sehingga keluar banyak keringat pada malam hari yang menyebabkan wanita tidak bisa tidur.

bila hambatan psikologis ini tidak bisa diatasi, wanita yang mengalami menopause akan mengalami perubahan perilaku yang lebih parah, seperti berdandan menor, bergaya seperti ABG dan lebih menyukai pujian. pada tingkat lebih parah dapat timbul gangguan perilaku seperti bergaul dengan pria muda, seks bebas dan ingin hamil lagi.


bagaimana mempersiapkan diri menghadapi masa menopause?

* hadapi dengan tenang
* kenali gejala menopause
* camkanlah dalam hati bahwa menopause adalah proses alamiah dan menjadi tua adalah hal yang harus dilewati
* tidak perlu takut, bersikaplah optimis bahwa semua akan baik-baik saja
* pertahankan hubungan suami istri
* lakukan hobi dan berolahraga
* merawat tubuh dan berdandan sesuai usia



5 comments:

  1. artikel yang bagus dan bermanfaat

    purwati

    ReplyDelete
  2. @ purwati: terimakasih mudah2an artikelnya berguna

    ReplyDelete
  3. Dok, istri saya usia 45, sudah ada gejala seperti diatas. Saat ini yang dirasakan sakit dibawah perut, apakah ini ada hubungannya dengan perkemihan/urethra akan mengering?

    ReplyDelete
  4. Dok, seiring dengan itu darah juga sering keluar, sudah ke dokter spesialis kandungan diberi obat tapi darah & sakit dibawah perut sudah seminggu tidak hilang, apakah ini normal? apa tindakan selanjutnya?

    ReplyDelete
  5. thanks for this blog
    great work
    here is a blog about women
    health tubal reversal and pregnancy
    http://www.mybabydoc.com/blog/
    tubal reversal

    ReplyDelete

komentar pembaca: